Resmi Pimpin PG Kecamatan Singkil, Walandouw Targetkan Tiga Kursi Legislatif 2019

By: Manoppo verdinand
Riny Julianty Walandouw Ketua terpilih Partai Golkar Kecamatan Singkil saat menerima pataka diserahkan Sekretaris Partai Golkar Kota Manado Rudolf Mamengko. (foto: verdy)

Riny Julianty Walandouw Ketua terpilih Partai Golkar Kecamatan Singkil saat menerima pataka diserahkan Sekretaris Partai Golkar Kota Manado Rudolf Mamengko. (foto: verdy)

Manado, sulutexpress.com-Riny Julianti Walandouw terpilih secara aklamasi menjadi Ketua Partai Golkar Kecamatan Singkil dalam Musyawarah Kecamatan (Muscam) IX Partai Golkar Kecamatan Singkil, bertempat di Aula Metro Kelurahan Wawonasa, Rabu (14/09/2016) kemarin malam.

Dimana, Muscam yang dipimpin oleh Sekretaris Partai Golkar Kota Manado Rudolf Mamengko, Walandouw ditetapkan secara aklamasi setelah 8 Kelurahan menyampaikan pernyataan sikapnya dan mendukung Riny Julianti Walandouw menjadi calon Ketua PG Kecamatan Singkil.

Riny Julianti Walandouw usai ditetapkan secara aklamasi sebagai Ketua PG Kecamatan Singkil mengaku menerima amanah tersebut dan siap menjadikan Partai Golkar menjadi pemenang di Kecamatan Singkil.

“Menjadi Ketua Partai Golkar di Kecamatan Singkil itu berat, sehingga, teman-teman pengurus Partai Golkar di seluruh Kelurahan se-Kecamatan Singkil harus membantu saya memenangkan Partai Golkar di 2019 mendatang,” tandas Walandouw dalam sambutanya.

Walandouow menambahkan, tidak mungkin hanya dirinya sendiri yang bekerja sehingga Partai Golkar bisa menjadi besar tanpa ada dukungan dari pengurus Partai Golkar.

“Kita harus menggunakan filosofi sapu lidi, yang bisa menjadi kuat bila diikat bersama-sama lidi yang lain,” tuturnya lagi.

Untuk itu, perempuan enerjik ini menargetkan tahun 2019 mendatang, partai berlambang pohon beringin itu harus mendapat 3 kursi dari daerah pemilihan Singkil-Mapanget.

“Kalau saat ini hanya 1 kursi yang diperoleh dalam pemilu 2014 lalu mewakili Kecamatan Singkil, maka 2019 kita harus mendapatkan 3 kursi. Target ini tidak mengada-ada bila kita semua bekerja bersama-sama,” pungkasnya.

Seperti diketahui, dari 8 pengurus Kelurahan yang menyatakan dukungan adalah Kombos Barat, Kombos Timur, Ternate Baru, Wawonasa, Ketang Baru, Karame, Singkil I, dan Singkil II. Sementara pengurus Kelurahan Ternate Tanjung tidak hadir dalam Musyawarah Kecamatan tersebut. (tim/ver)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to Top