Pantau Pembangunan Fasilitas Publik dan Serap Keluhan Warga Relokasi Korban Bencana, Walikota GSVL Rencanakan Bentuk Kelurahan Pandu Cerdas

By: Manoppo verdinand

Walikota Manado DR Ir GS Vicky Lumentut SH MSi DEA bersama rombongan memantau relokasi di Kelurahan Pandu, Kecamatan Mapanget.

Manado, sulutexpress.com—Perhatian khusus diberikan Walikota Manado DR Ir GS Vicky Lumentut SH MSi DEA kepada warga Manado korban bencana banjir bandang 15 Januari 2014 yang direlokasi di Kelurahan Pandu, Kecamatan Mapanget.

 

Apalagi, dana bantuan pemerintah pusat melalui Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) telah diterima korban. Hal ini terlihat saat Walikota GSVL melakukan pemantauan di lokasi pembangunan rumah korban bencana di Pandu, Selasa (02/05/2017) siang tadi.

 

Didampingi Asisten I bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Micler CS Lakat SH MH, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Manado Maxmilian Tatahede SSos dan Camat Bunaken Wiliam Wongkar, Walikota GSVL datang menemui warga.

 

“Selama tinggal disini, apa saja kendala yang dialami,” tanya Walikota dua periode itu, saat bersua dengan warga penghuni relokasii Pandu.Rata-rata mereka mengaku masih kesulitan dalam mendapatkan air bersih.

 

Bukan hanya memantau langsung, walikota juga mendengarkan keluhan warga dan langsung menindaklanjuti

“Kami disini Pak Wali, sangat kesulitan untuk mendapatkan air bersih. Selain harus mengambil ditempat yang sangat jauh. Seringkali, kami harus pulang ke rumah asal untuk mencuci pakaian. Jadi, kami mohon untuk air bersih dapat diperhatikan,” ujar Jein Dien, warga relokasi.

 

Mendengar keluhan tersebut, Walikota GSVL langsung memerintahkan Kepala BPBD Manado dan pelaksana pekerjaan agar tidak menutup mata terhadap persoalan itu.

 

“Tolong keluhan warga ini segera ditindak-lanjuti. Karena, kebutuhan akan air bersih ini sangat vital,” tandas Walikota GSVL. Selain itu, tambahnya, fasiltas umum seperti sekolah, Puskesmas dan tempat ibadah harus secepatnya diselesaikan agar tidak ada lagi warga yang kembali ke tempat asalnya.

 

“Kalau sudah ramai disini, saya akan membentuk kelurahan baru yang namanya Kelurahan Pandu Cerdas. Saya berharap, mereka yang tinggal disini bisa menjadi Cerdas semua,” tandas Walikota GSVL, yang intens terhadap para korban bancana.

 

Meski terik panas matahari terasa menyengat kulit, namun semangat orang nomor satu di Manado tak pernah kendor. Arahan demi arahan diberikan Walikota GSVL kepada mereka yang bertanggung jawab dalam pembangunan relokasi korban bencana 14 Januari 2014 di Pandu. Tampak pula Kepala Dinas Pendidikan Kota Manado DR Deasy Lumowa, Kepala Bagian Pemerintahan dan Humas Steven Runtuwene SSos serta Kabag Kesra Drs Joudy Senduk. (tim/ver)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to Top