Delapan Ratus Sim dan Kir Gratis Dalam Aksi Keselamatan Perhubungan

By: ronald sondakh

Manado, sulutexpress.com – Tim Terpadu Kementerian Perhubungan (Kemenhub) RI yang bekerja sama dengan Dishub Provinsi Sulut dan Dishub Kota Manado, pada Sabtu (24/03) siang tadi di Kantor Uji Kendaraan Dishub di Kairagi Manado telah menggelar Program Aksi Keselamatan Perhubungan Darat pelaksanaan Uji Berkala Kendaraan Bermotor Umum.

“Ini merupakan program nasional pemerintah, yang bentuknya terbagi dua diantaranya peningkatan SIM A kolektif gratis untuk pengemudi angkutan umum dan pembuatan KIR untuk angkutan umum dengan kuota masing-masing 400-an (Total 800) yang dibagi 3 kelompok,” terang Inspektur I Inspektoral Jendral (Irjen) Kementrian Perhubungan Darat, Anto Julianto.

Lanjutnya, dari 400 (KIR) itu terbagi (3 kelompok) diantaranya, 200 untuk angkutan sewa khusus, 100 untuk taksi dan 100 angkutan lainnya.

“Adapun program untuk SIM telah berjalan sejak Jumat (23/03) kemarin, untuk KIR hari ini dan program ini nantinya ditutup tanggal 29 Maret. Diharapkan program ini semoga menjadi penyemangat harus peduli serius dengan keselamatan, dan setelah ini (program) jangan berhenti nanti akan didorong oleh Dinas Perhubungan didaerah terkait dengan kampanye-kampanye di Sulut nanti akan bekerja sama dengan Dinas dan Balai,” ungkap Julianto.

Adapun program tersebut juga selain dilaksanakan di Provinsi Sulawesi Utara (total 8 Provinsi/Kabupaten Kota), 7 lainnya dilaksanakan di Medan, Palembang, Jogjakarta, Surabaya, Makassar, Palu, dan Banjarmasin.

“Ini benar-benar kami fokus kampanyekan demi keselamatan dan keemanan kendaraan umum. Nantinya untuk penambahan fasilitas-fasilitas lainnya juga kita mungkin bisa bantu sebetulnya namun sementara ini kita fokus yang aksi sekarang ini dulu,” tandas Julianto.

Sementara itu ditambahkan Kepala Balai Pengelola Transportasi Darat Wilayah XXII Kementerian Perhubungan di Sulut, Sigit Mintarso soal penganggarannya sesuai subsidi prosedurnya untuk SIM dibantu dalam tes kesahatan, tes simulator dan PNBP penerbitan SIM dan untuk KIR, sesuai dengan biaya retribusi sesuai kelas/tarif kendaraan yang diatur dalam retribusi Perda.

“Sampai dapat buku uji untuk KIR, dan SIM juga tapi harus di uji juga pake simulator kalau tidak lulus yaa harus diulang lagi,” ungkap Sigit.

Sementara itu melalui Kepala Dishub Sulut, Lynda Watania mengungkapkan apresiasi melalui Gubernur (Olly Dondokambey), Wakil Gubernur (Steven Kandouw) dan Sekprov Sulut (Edwin Silangen) disampaikan kepada pihak Kementerian Perhubungan yang sekarang dihadiri Tim Irjen Kemenhub, sangat berterima kasih karena Sulawesi Utara salah satu daerah yang mendapatkan bantuan pembuatan SIM dan KIR.

“Diharapkan kepada masyarakat untuk mempergunakan kesempatan peluang ini. Kalau tidak, tentunya yang akan rugi masyarakat itu sendiri. Jadi diharapakan harus jeli karena ini bersifat bantuan dari pemerintah yang harus dimanfaatkan oleh masyarakat,” terang Watania.

  • Hadir saat itu Kasubdit Angkutan Orang Dirjen Perhubungan Darat KemenHub, Syafrin Liputo, Kepala Bidang Perhubungan Darat, Weldi Poli beserta jajaran staf Kementerian dan Dishub Provinsi dan Manado.(RFJS/Tim)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to Top