Kadis Dispar Mewengkang Ikut Dalam Aksi Sapta Pesona Di Bukit Kasih

By: ronald sondakh

KANONANG, sulutexpress.com-Kepala Dinas Parawisata Sulawesi Utara Daniel Mewengkang didampingi Kabid Parawisata Jhon Paerunan mengikuti Aksi Sapta Pesona yang digelar di objek wisata Bukit Kasih Kanonang Minahasa, Senin (14/5/2018).

Kegiatan tersebut terlaksana atas kerjasama Kementerian Pariwisata RI dan Dinas Pariwisata Daerah Sulawesi Utara.

Mewengkang dalam sambutannya mengatakan bahwa tujuan utama parawisata untuk meningkatkan perekonomian masyarakat dengan kata lain kalau tidak ada parawisata makanya tidak akan ada apa-apa di lokasi tersebut (read: Bukit Kasih).

“Pengaruh parawisata betul-betul kuat dan menunjang sektor pertumbuhan ekonomi, sehingga saat ini bersama-sama dengan Kementerian kita mengadakan yang namanya Aksi Sapta Pesona juga bersama-sama dengan program studi ilmu politik fakultas ilmu sosial ilmu politik untuk mewujudkan bagaimana tunjangan penopangan dari parawisata ini betul-betul meningkatkan pertumbuhan ekonomi,” ujar Mewengkang.

Menurut Mewengkang Parawisata berbasis pada 3 hal, parawisata berbasis budaya yaitu parawisata tidak boleh bertentangan dengan budaya, parawisata berbasis masyarakat yaitu masyarakatlah yang menjaga, melestarikan dan melihat, parawisata berbasis lingkungan.

“Parawisata juga tanah inilah, semuakan yang di lihat yang kita berpijak. Di lingkungan ini yang harus kita lestarikan sehingga saat ini selain aksi bersih-bersih, kita juga melakukan penghijauan. Hal-hal ini yang kita lakukan dalam rangka Aksi Sapta Pesona,” kata Mewengkang.

 

Mewengkang juga mengatakan bahwa telah disiapkan 100 bibit Pohon, Mahoni, Akasia dll, selanjutnya secara simbolik, Mewengkang memberikan alat kebersihan kepada mahasiswa Sospol Unsrat yang kemudian panitia membagikan alat-alat kebersihan dan bibit pohon kepada para mahasiswa dan masyarakat yang hadir saat itu.

Selanjutnya serempak seluruh hadirin langsung melakukan bersih-bersih lokasi Bukti Kasih sekaligus penanaman pohon Mahoni yang bertujuan sebagai bentuk penghijauan dilokasi berbelerang ini agar  tercipta keindahan dan  lebih sejuk tentunya. (RFJS)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to Top