Pilkada, Ketua DPD PDI-P Sulut: Tidak Ada Lagi Pembohongan Publik

By: ronald sondakh

Gubernur Olly saat ditemui para awak media pada pemantauan pemunggutan suara di Minahasa

SULUT, sulutexpress.comĀ Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) sertak yang digelar di 6 kabupaten dan kota Sulawesi Utara akhirnya bisa berjalan dengan aman dan lancar.

Gubernur Sulawesi Utara Olly Dondokambey yang juga selaku ketua DPD PDI-P Sulut mengatakan di depan awak media saat melakukan pemantauan pemunggutan suara di Minahasa bahwa Pilkada saat ini sangat ilmiah dan bukan lagi seperti Pilkada-pilkada dulu dimana hasil pemunggutan suara bisa dikarang atau hitung kiri hitung kanan dengan kata lain bisa dicurangi.

“Jadi Pilkada kita ilmiah jadi kita mengikuti proses pilkada ini, pencalonan itu dengan perhitungan yang ada, apa yang kita ucapkan berdasarkan data lengkap jadi tidak ada lagi pembohongan publik,” ujar Olly.

Selanjutnya Olly mengatakan bagaimana partai bergerak mulai dari survey, perhitungan, startegi pemenangan seperti apa, mesin partai bergerak sehingga bisa jalan semua.

“Saya bilang, kita bisa sapu bersih. Ya kita tinggal liat-liat. Talaud, prediksi kita, perhitungan kita terakhir sampai di mana. Posisi qt skr masih kalah sedikit 1500-2000 suara,”ucap Olly.

Tapi menurut Olly belum semua TPS kan masuk. Namun lain halnya dengan daerah lain sudah dipastikan menang. Bolmut menang berapa ratus suara, Kotamubagu, Mitra, Minahasa, terlebih lagi Sitaro.

Diakhir wawancara, sebagai Gubernur Sulut, Olly berterima kasih kepada masyarakat Sulut karena begitu menghargai demokrasi sehingga pilkada berjalan dengan baik.

“Saya kira atas nama pemerintah tentu saja kita melihat proses pilkada ini berjalan dengan baik, proses demokrasi juga berjalan dengan baik. Kita sudah cek tidak ada konflik-konflik horisontal yang ada. Saya sangat berterima kasih karena orang-orang sulawesi utara begitu menghargai demkrasi yang ada sehingga apa yang kita lihat saat ini menjadi satu kebanggaan bagi kita. Masyarakat kita semakin dewasa dalam mengikuti proses demokrasi,” tutup Olly.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to Top