Penduduk Miskin di Sulut Berkurang Hingga 4,26 ribu

By: ronald sondakh

Sekdaprov Sulawesi Utara Edwin Silangen, SE, MS membuka secara resmi Kegiatan Bimbingan Peningkatan Kapasitas SDM Pelaksana Program Keluarga Harapan (PKH) Kabupaten dan Kota Se Sulut yang dilaksanakan di Minahasa Utara, Jumat (8/2/2019) sore.

Pada kesempatan itu, Sekdaprov Silangen menerangkan keberhasilan Gubernur Olly Dondokambey, SE dan Wakil Gubernur Drs. Steven O.E. Kandouw dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakatnya. Terbukti, Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Sulut, pada 2015 kemiskinan menyentuh angka 8,98 persen. Namun selang tiga tahun kepemimpinan ODSK, angka kemiskinan menurun tajam hingga di titik 7,59 persen pada September 2018 atau terendah di Pulau Sulawesi menurut Survei Sosial Ekonomi Nasional (Susenas).

“Kita berhasil menurunkan angka kemiskinan hingga satu digit atau terendah se Pulau Sulawesi,” kata Silangen.

Untuk diketahui, pada September 2018, jumlah penduduk miskin di Sulut mencapai 189,05 ribu orang (7,59 persen), berkurang 4,26 ribu orang dari kondisi Maret 2018 yang sebesar 193,31 ribu orang (7,80 persen).

Selama periode Maret hingga September 2018, jumlah penduduk miskin di daerah perkotaan turun sebanyak 1,77 ribu orang (dari 63,88 ribu orang turun menjadi 62,11 orang), sementara di daerah perdesaan turun sebanyak 2,50 ribu orang (dari 129,43 ribu orang turun menjadi 126,93 ribu orang).

Pada kegiatan yang diikuti ratusan tenaga pendamping PKH ini, Silangen mengakui peranan dari tenaga pendamping PKH dalam menurunkan angka kemiskinan Sulut. Tambah dia, SDM pelaksana PKH senantiasa saling bersinergi dan saling bahu membahu dalam turut membangun dan memberdayakan masyarakat. Antara lain, dengan : menggiring masyarakat untuk terus meningkatkan produktivitas dan kapasitas diri, serta mencintai dan melestarikan lingkungan.

Lebih jauh, Silangen juga mengajak seluruh peserta untuk mengikuti sebaik mungkin kegiatan tersebut sebagai wahana peningkatan kualitas kerja, dengan memberikan fokus perhatian penuh terhadap setiap substansi materi yang disampaikan para narasumber.

Sementara itu, Kepala Dinas Sosial Rinny Tamuntuan menerangkan tujuan dilaksanakannya bimbingan peningkatan kapasitas SDM pelaksana Program PKH.

“Kegiatan ini untuk meningkatkan kapasitas sumber daya manusia PKH termasuk kordinator PKH dalam rangka meningkatkan kinerja dalam melaksanakan tugasnya,” kata Rinny.

1,328 kali dilihat, 6 kali dilihat hari ini

Bagikan berita ini

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to Top