Tipikor Ikan Kaleng Dinsos Manado, Towoliu Sebut ‘Ota’ Harus di Jadikan Tersangka

Manado, sulutexpress.com, Jumat (16/09/2022) – Penyidik Pidana Khusus Kejaksaan Negeri (Pidsus Kejari) Manado, hingga kini masih intens melakukan pemanggilan, dan pemeriksaan terhadap mereka yang diduga mengetahui proses pengadaan ikan kaleng berbandrol Rp 27 M, yang sumber dananya digelontorkan oleh Pemkot Manado.

Sebagaimana diketahui, Kuasa Pengguna Anggaran (KPA) saat itu, Kepala Dinas (Kadis), Sammy Kaawoan, telah menjalani pemeriksaan pada, Selasa 13 sep 2022.

Kasus ini sangat menarik atensi masyarakat, bagaimana tidak sebelum ikan kaleng terlebih dahulu Kasi Pidsus, Evan Sinulinga juga mengusut kasus dugaan mark-up pengadaan masker di Dinas Sosial dan lagi-lagi Sammy juga menjadi terperiksa.

Namun entah bagaimana kasus masker seperti jalan ditempat.

Terpisah Ketua LSM Anti Korupsi MJKS, Stenly Towoliu kepada media ini meminta, Kasi Pidsus untuk dapat menyelesaikan tipikor ikan kaleng ini.

“Saya meminta Kasi Pidsus, Evan Sinulinga, untuk dapat menuntaskan hingga ada kepastian hukumnya’. pinta Towoliu.

Towoliu juga mulai membeber awal mula proyek ini berjalan, dan mengungkap keterlibatan mantan Kaban keuangan Pemkot Manado, JT alias Ota, dalam tipikor ikan kaleng.

Menurut Towoliu, dari hasil investigasi dan pengekuan beberapa orang saksi, Ota lah yang awalnya memperkenalkan, Kadis dan pihak ketiga.

“Pertemuan berlansung di ruang kerja kaban keuangan ota’, ungkap mantan wartawan ini.

Lanjut kata Towoliu, selain pertemuan tersebut, kuat dugaan ada ‘uang’ hasil proyek mengalur ke Ota.

“Kan tidak mungkin ota hanya jadi pendengar pembicaraan tanpa mendapat keuntungan dari proyek tersebut”, duganya.

Towoliu juga mengaku sudah pernah bertemu dengan penyidik Kejari, dan terungkap ada kemungkinan semua yang terlibat bakal di jadikan tersangka.

“Benang merahnya kasus ini sudah jelas, ada ‘makelar’ yang mempertemukan antara KPA dan pihak ke 3 dan ‘makelar’ ini lah sumber masalahnya’, tegas pria yang juga berhasil memenjarakan, mantan bupati Bolaang Mongondow, Marlina Moha Siahaan. (Ucan)

 485 total views,  1 views today

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *