Diduga Gunakan Dum Truck dan Bus Hisap Solar Subsidi, Mafia BBM Ibut Tidak Tersentuh

Manado, sulutexpress.com, Senin (19/12/2020 -Menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru, pasokan Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi jenis solar di beberapa titik Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Kota Manado mengalami kelangkaan.

Penyebabnya diduga karena masih bergerilyanya para mafia BBM di Kota Tinutuan. Dari informasi yang diterima, mafia BBM yang kerap menghisap habis solar bersubsidi di beberapa titik SPBU di Kota Manado berinisial I alias Ibut.

Meski sudah berlangsung lama, nyatanya aktivitas ilegal lelaki Ibut ini tidak kunjung terjamah.

Dalam menjalankan aksinya, mafia BBM berinisial I ini kerap menggunakan mobil dum truck maupun bus.

Ada sekitar tiga mobil dum truk dan satu unit bus yang digunakan Ibut. Sedangkan gudang atau tempat penampungannya berlokasi di Paal Empat.

Mobil bus milik mafia BBM Ibut sedang menyedit solar subsidi di SPBU Dendengan

Mobil mafia BBM Ibut ini sendiri kerap menghisap habis solar subsidi di SPBU Dendengan Kecamatan Tikala serta beberapa SPBU di Manado.

Di SPBU Tikala, Ibut membeli solar Rp7.300 per liter sampai Rp7.500. Namun sampai saat ini tidak kunjung terjamah aktivitas ilegal mafia BBM Ibut sehinnga mendapat sorotan dari tokoh muda di Sulut Robby Liando.

Dia menduga, masih bebasnya lelaki Ibut menghisap solar subsidi karena mendapat backup dari aparat.

“Kami menduga para pelaku penimbun ini mendapat backing aparat. Apalagi tindakan ini sudah berlangsung lama, tidak mungkin jika belum tercium aparat,” kata Liando, Senin (19/12/2022).

Oleh karenanya, dia meminta Kapolresta Manado Kombes Pol Julianto Sirait untuk mengambil langkah penindakan.

“Jangan sampai, prestasi yang sudah diraih aparat penegak hukum khususnya Polresta Manado tercoreng dengan adanya ulah dari para penimbun BBM Solar bersubsidi ini. Jadi kami meminta Kapolresta Manado mengambil langkah penindakan,” tegasnya. (pms)

 205 total views,  1 views today

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *