ManadoSulut

Momen Special, Civitas Akademika Unsrat Sampaikan SUT ke-50 Buat Mendiktisaintek Prof. Brian Yuliarto

MANADO, sulutexpress.com – Momen special atau Ulang Tahun ke-50 Prof. Brian Yuliarto, S.T., M.Eng., Ph.D, Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek) Senin 28 Juli 2025, dibanjiri banyak ucapan dan doa dari banyak tokoh, akademisi dan masyarakat.

Ucapan itu tak hanya tersampaikan lewat media sosial.

Beberapa tokoh juga ada yang menyampaikan Selamat Ulang Tahun untuk Menteri Pendidikan Tinggi Sains dan Teknologi era Presiden Prabowo dan Wapres Gibran Rakabuming ini melalui media online.

Salah satunya adalah Rektor Unsrat Prof. Dr. Ir. Oktovian B.A. Sompie, M.Eng, IPU, ASEAN Eng.Orang nomor satu di Kampus Unsrat Manado ini, atas nama Civitas Akademika Universitas Sam Ratulangi (Unsrat), mengungkapkan rasa hormat dan apresiasinya terhadap dedikasi Prof. Brian dalam membangun pendidikan tinggi di Indonesia.

“Karena peran Pak Menteri untuk negeri ini memang sangat perlu diapresiasi. Di hari ulang tahunnya yang ke-50, kami menyampaikan doa untuk kesehatan, kebahagiaan, dan keberhasilan beliau dalam mengemban amanah negara,” ujar Prof. Sompie, Senin (28/07/2025).

Mantan Rektor Universitas Kristen Indonesia Tomohon (UKIT) turut menyampaikan harapan agar Prof. Brian senantiasa diberi kekuatan dan kebijaksanaan.

“Saya mewakili civitas akademika UNSRAT mengucapkan selamat ulang tahun ke-50 kepada Bapak Menteri Prof. Brian Yuliarto. Semoga senantiasa diberikan umur panjang, kesehatan prima, serta tetap profesional dan amanah dalam menjalankan tugas negara,” ucap Prof Bertie Sompie.

Diketahui, Mendiktisaintek, Prof. Brian Yuliarto adalah menteri kelahiran Jakarta pada 27 Juli 1975. Ia menyelesaikan pendidikan sarjananya di Institut Teknologi Bandung (ITB) pada 1999, kemudian melanjutkan magister dan doktoralnya di bidang Teknik Kuantum dan Ilmu Sistem di Universitas Tokyo, Jepang.

Jejak organisasinya pun tidak kalah gemilang. Saat masih mahasiswa, ia aktif di KAMMI dan pernah menjabat sebagai Ketua Umum KAMMI Jepang (2001–2003). Dalam dunia akademik, ia dipercaya menjadi Dekan Fakultas Teknologi Industri ITB (2020–2024) dan hingga kini masih menjabat sebagai Profesor tamu di Universitas Tsukuba, Jepang.

Fokus riset Prof. Brian adalah pengembangan sensor berbasis nanoteknologi untuk mendeteksi gas berbahaya, polutan, hingga penyakit seperti kanker dan demam berdarah.

Hasil karyanya membuahkan lebih dari 326 publikasi internasional terindeks Scopus dengan 5.506 sitasi dan h-indeks 43, serta 410 publikasi di Google Scholar dengan lebih dari 6.600 sitasi.

Berbagai penghargaan prestisius pernah diraihnya.Diantaranya; Habibie Award 2024, Peneliti Terbaik Indonesia bidang Nanoteknologi 2023, dan masuk dalam 2% Ilmuwan Terbaik Dunia versi Stanford University pada 2024.

Di bidang organisasi keumatan, Prof. Brian menjabat sebagai Ketua Pimpinan Cabang Muhammadiyah Cibeunying Kaler dan Ketua Lembaga Kajian Kerja Sama Strategis PWM Jawa Barat untuk periode 2023–2027.

Hingga kemudian pada 19 Februari 2025 lalu, Presiden Prabowo Subianto resmi mengangkatnya sebagai Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, menggantikan Prof. Satryo Brodjonegoro.(***)

Loading

Bagikan berita ini

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *