Dua Proyek Fisik Di Mitra di Duga Bermasalah, MJKS: Bakal Kami Laporkan

Manado, sulutexpress com, Kamis (20/06/2024)-Dua proyek fisik di kabuptaen Minahasa Tenggara (Mitra), masing-masing pekerjaan Jembatan Timbulus berbandrol RP 2.900.000.000 Miliar, yang dikerjakan oleh CV, Mitra Konstruksi dan Rehabilitasi Jalan Ratahan Minanga berbandrol RP 1.938..968.941 Miliar, di duga kuat pekerjaannya bermasalah.

Hal ini di ungkap oleh ketua LSM anti Korupsi MJKS, Stenly Towoliu. Berdasarkan temuan nya, menurut Towoliu kedua pekerjaan tersebut baik kwantitas maupun kualitas pekerjaan tidak sesuai spek.

‘Temuan kami kedua pekerjaan ini sangat jauh dari apa yang tertuang dalam kontrak kerja’. Ungkap pria yang sudah membongkar kasus-kasus besar di sulut ini.

Lebih lanjut beber Towoliu lagi, hasil investigasi lapangan kedua pekerjaan yang ditenderkan di Dinas Pekerjaan Umum (PU) Mitra, tahun anggran 2022, pekerjaannya tidak sesuai spek dan volume pekerjaannya sangat kurang.

‘Hasil investigasi dan litigasi, volume pekerjaan kedua pekerjaan sangat kurang dan lagi-lagi tidak sesuai spek,’ beber mantan wartawan ini.

Menyikapi temuannya ini, Towoliu berjanji dalam waktu dekat akan segera melaporkan ke lembaga judikativ.

‘Proyek ini menggunakan uang negara yang bersumber dari APBD, dugaan kami ada unsur tipikor di dalamnya yang akan kami laporkan,’ pungkas pria yang laporannya berhasil menjebloskan dua Bupati,  yakni VAP dan Butet ke hotel prodeo

Terpisah Cintia Kromo PPK pada pekerjaan ini, yang coba di konfirmasi di nomor 0852.-4041-xxxx tidak menjawab upaya klarifikasi media ini.(can’s)

 210 total views,  2 views today

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *