Tingkatkan Transparansi dan Digitalisasi, Tim Telkom University Jakarta Digitalisasi Sistem Presensi Web Sekolah Izzati 1 berbasis GPS
BEKASI (10/12/2025) – Dalam upaya mendorong modernisasi pendidikan, Tim Abdimas Telkom University Jakarta melaksanakan Pengabdian Masyarakat di Sekolah Izzati untuk mengembangkan aplikasi presensi berbasis web dengan dukungan GPS. Apikasi ini menghadirkan solusi aplikasi berbasis web dan GPS guna mengatasi permasalahan administrasi manual yang selama ini menjadi kendala operasional sekolah.

Tim Abdimas Telkom University Jakarta yang terdiri atas Dosen S1 Sistem Informasi yaitu Ilham Roni Yansyah, M.Kom, Dosen Prodi S1 Teknologi Informasi Hertanto S,M.Kom., Demi Adidrana, M.TI, Arif Rahman Hakim, S.T dan mahasiswa Prodi S1 Teknologi Informasi Muhammad Radja Rizkyana, Dede Rizki, dan mahasiswa S1 Sistem Informasi Muhammad Zidan Alfarizi. Kegiatan ini merupakan implementasi Abdimas yang memprioritaskan pemanfaatan kecerdasan buatan dan teknologi tepat guna untuk sektor pendidikan dan kemasyarakatan. Dengan adanya sistem ini, Sekolah Izzati 1 diharapkan dapat menjadi model sekolah PAUD yang adaptif terhadap perkembangan teknologi digital.
Transformasi dari Manual ke Digital
Kepala Sekolah Izzati, Is Diana Towoliu M.Pd bersama para Guru menyambut baik inisiatif ini sebagai langkah strategis bagi sekolah. Sebelumnya, sekolah menghadapi tantangan signifikan dalam pengelolaan sumber daya manusia. Sistem presensi yang masih mengandalkan pencatatan buku manual dinilai tidak efektif, rentan terhadap kesalahan rekapitulasi, serta menyulitkan pemantauan jam kerja guru yang memiliki jadwal dinamis antara pukul 07.30 hingga 14.00, termasuk perhitungan jam lembur.
Dalam sambutannya kepala Sekolah Izatti menyampaiakn “Permasalahan administrasi manual ini berdampak langsung pada sistem penggajian. Tanpa data yang akurat, transparansi sulit dicapai. Aplikasi yang dikembangkan diharapkan dapat menjawab kebutuhan akan sistem yang presisi,”

Demonstrasi Aplikasi Web Presensi berbasis GPS oleh Tim Abdimas
Metode pelaksanaan mengacu pada pendekatan partisipatif. Tahapan dimulai dari identifikasi masalah bersama mitra, penyusunan kebutuhan sistem, hingga pengembangan aplikasi menggunakan model Software Development Life Cycle (SDLC). Prototipe diuji oleh guru dan disesuaikan sesuai masukan pengguna.
Teknologi Berbasis Lokasi Aplikasi yang dikembangkan dirancang dengan fitur geo-tagging atau validasi lokasi. Guru dan staf dapat dapat melakukan absensi melalui smartphone mereka ketika berada di dalam radius area sekolah. Data waktu kehadiran dan kepulangan akan terekam secara real-time dan tersimpan otomatis dalam basis data.
Keunggulan utama sistem ini meliputi:
- Validitas Data: Mencegah manipulasi data kehadiran karena terikat dengan lokasi GPS.
- Integrasi Penggajian: Data kehadiran langsung diolah menjadi dasar perhitungan gaji dan uang lembur secara otomatis dan transparan.
- Aksesibilitas Luas: Berbasis web, sehingga dapat diakses dari berbagai tipe smartphone guru tanpa perlu instalasi rumit.
Pemberdayaan Berkelanjutan Program ini tidak sekadar memberikan tools, namun juga menekankan pada aspek pemberdayaan teknologi tepat guna. Melalui pendekatan partisipatif, tim Abdimas memberikan pelatihan intensif dan pendampingan kepada para guru serta staf administrasi. Hal ini bertujuan agar pihak sekolah dapat memanfaatkan teknologi yang berguna dalam operasional yang lebih mandiri dalam mengelola sistem presensi dan penggajian karyawan/guru.
2,187 total views, 8 views today

