Aroma Kecurangan Menyeruak Pada Hapsa P/KB 2026, Diduga Panitia Umum Lakukan Rekayasa Jumlah Peserta
Manado, sulutexpress.com-Marwah P/KB GMIM pada gelaran Hapsa tahun 2026 sedang di ujung tanduk, dan tidak baik-baik saja.
Bagaimana tidak, kegiatan baca mazmur seri B, yang seharusnya berjalan lancar penuh hikmat, justru tercoreng oleh ulah segelintir orang yang masuk dalam pokja baca mazmur seri B itu sendiri.
Bagaimana tidak, jumlah peserta yang tampil di GMIM Betania Teling Tingkulu selaku pelaksana venue satu (1), sudah tidak sesuai kesepakatan awal, bahkan jumlah nya sudah berkurang dan tidak proporsional lagi.
Hal ini terjadi manakala kekuasaan dan keserakahan telah meracuni hati pokja baca mazmur seri B dan panitia umum, kuat dugaan demi memuaskan hasrat para penguasa, baik pokja lomba baca mazmur seri B yang diamini oleh panitia umum tega melakukan kecurangan dengan merekayasa jumlah peserta yang tampil di Betania Teling Tingkulu.
Pola kecurangan dilakukan dengan cara melimpahkan sebagian besar peserta ke venue dua (2), hal ini dapat terjadi diduga karena ada maksud terselubung baik dari pokja baca dan panitia umum, untuk memenangkan peserta tertentu.
Tentu selaku pelaksana gelaran di venue satu (1), GMIM Betania Teling Tingkulu merasa dirugikan.
Untuk mencari keadilan dan demi nama baik pelaksana Hapsa P/KB 2026, BPMJ dan Panlok GMIM Betania Teling Tingkulu telah melakukan upaya klarifikasi ke panitian umum, dengan harapan hal yang tidak terpuji ini tidak terulang kembali pada gelaran Hapsa akan datang.***
![]()

